NewsPariwaraPolitik & Pemerintahan

Bupati Bolsel Audiensi dengan Kemendikdasmen, Dorong Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Jenjang SMP

97
×

Bupati Bolsel Audiensi dengan Kemendikdasmen, Dorong Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Jenjang SMP

Sebarkan artikel ini

WARITA – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Dr. (Cand) Hi. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., melakukan audiensi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia, Rabu, 16 September 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Iskandar Kamaru diterima Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal (Dirjen PAUD Dikdas PNFI) bersama jajaran Kemendikdasmen.

Audiensi itu menjadi ruang bagi Pemerintah Kabupaten Bolsel untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan strategis di sektor pendidikan, terutama berkaitan dengan peningkatan mutu dan pemerataan akses pendidikan.

Salah satu usulan yang disampaikan adalah pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bolsel.

Menurut Iskandar, pembangunan sekolah tersebut diharapkan dapat mendukung ketersediaan fasilitas pendidikan yang representatif sekaligus menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Karena itu, kami berharap usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi ini dapat mendapat dukungan dari pemerintah pusat,” ujar Bupati.

Iskandar juga menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam memenuhi kebutuhan pembangunan pendidikan, termasuk penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

Dalam audiensi tersebut, turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bolsel beserta jajaran, Kepala BAPELITBANGDA, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Pemkab Bolsel berharap audiensi tersebut dapat memperkuat koordinasi dengan Kemendikdasmen dan membuka peluang dukungan pemerintah pusat terhadap program pembangunan pendidikan di daerah.

Usulan pembangunan SNT tersebut selanjutnya masih memerlukan pembahasan dan tindak lanjut sesuai mekanisme serta kebijakan pemerintah pusat.