NewsNewsPariwaraPolitik & Pemerintahan

Deddy Abdul Hamid Hadiri Diseminasi Perekonomian Sulut, Dukung Penguatan Ekosistem Kelapa

13
×

Deddy Abdul Hamid Hadiri Diseminasi Perekonomian Sulut, Dukung Penguatan Ekosistem Kelapa

Sebarkan artikel ini

Warita.net – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Deddy Abdul Hamid, menghadiri kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Sulawesi Utara bertajuk “Bincang Ekonomi: Penguatan Ekosistem Kelapa sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara” yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) di Kota Manado, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Jemmy Rengkuangan, yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara. Forum ini menjadi wadah diskusi strategis yang mempertemukan pemerintah, perbankan, pelaku usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas kondisi perekonomian daerah serta penguatan sektor unggulan, khususnya komoditas kelapa.

Kehadiran Deddy Abdul Hamid menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan kelapa sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

“Bolsel memiliki potensi sumber daya alam yang besar, khususnya di sektor perkebunan. Melalui penguatan produktivitas, hilirisasi, dan peningkatan nilai tambah produk kelapa, kami berharap daerah dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wabup Deddy.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam membangun ekosistem kelapa yang kuat, berkelanjutan, dan memiliki daya saing.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diisi dengan pemaparan kondisi perekonomian terkini Provinsi Sulawesi Utara, diskusi panel, serta pertukaran gagasan mengenai strategi penguatan ekosistem kelapa sebagai salah satu komoditas unggulan yang memiliki peluang besar di pasar nasional maupun internasional.

“Forum seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan komoditas kelapa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tambah Deddy.