NewsPariwaraPolitik & Pemerintahan

Dari Absensi Digital hingga Naskah Elektronik, Diskominfo Bolsel Gali Praktik Digitalisasi di Pemprov Gorontalo

6
×

Dari Absensi Digital hingga Naskah Elektronik, Diskominfo Bolsel Gali Praktik Digitalisasi di Pemprov Gorontalo

Sebarkan artikel ini

GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Pemkab Bolsel) terus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat referensi dan pengalaman melalui konsultasi dengan pemerintah daerah lain yang telah menerapkan sejumlah layanan berbasis digital.

Langkah itu dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bolsel melalui kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Gorontalo, Senin, 282026.

Rombongan Diskominfo Bolsel dipimpin Asisten III sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo Bolsel, Wahyudin Kadullah, S.IP., ME. Mereka diterima Kepala Diskominfotik Provinsi Gorontalo, Mohamad Trizal Entengo, SH., M.H., bersama jajaran bidang terkait.

Baca: Bupati Iskandar Kamaru dan Wabup Deddy Abdul Hamid Hadiri Rakor Forkopimda Bolsel

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas aspek teknis teknologi informasi. Diskominfo Bolsel juga menggali pengalaman Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam membangun sistem administrasi pemerintahan yang lebih terdigitalisasi, mulai dari pencatatan kehadiran pegawai hingga pengelolaan dokumen kedinasan.

“Salah satu yang menjadi perhatian adalah penerapan sistem absensi kepegawaian berbasis digital. Sistem tersebut dibahas dari sisi akurasi, mekanisme penerapan hingga pemanfaatannya untuk mendukung administrasi kepegawaian,” terang Wahyudin dalam keterangan tertulis.

Pembahasan kemudian berlanjut pada penggunaan naskah dinas elektronik. Digitalisasi dokumen pemerintahan dinilai menjadi bagian penting dalam membangun administrasi yang lebih tertib, mudah ditelusuri dan terdokumentasi.

Selain dua hal tersebut, menurut Wahyudin, Diskominfo Bolsel juga mempelajari mekanisme penyelenggaraan dan perizinan jasa internet di daerah. Informasi itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memahami tata kelola layanan telekomunikasi dan internet yang semakin berperan dalam mendukung aktivitas masyarakat maupun pemerintahan.

Baca: Bolsel Raih Dua Penghargaan Bidang Hukum

Dalam pertemuan itu, kedua pihak saling bertukar informasi mengenai pengalaman masing-masing dalam mengembangkan layanan berbasis teknologi. Diskusi diarahkan pada bagaimana sistem digital dapat diterapkan secara efektif tanpa mengabaikan aspek administrasi, akuntabilitas dan kebutuhan pengguna layanan.

“Bagi Diskominfo Bolsel, hasil konsultasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun dan mengembangkan layanan pemerintahan berbasis elektronik di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan,” ujarnya.

Menurut Wahyudin, upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari agenda transformasi digital pemerintah daerah. Penguatan sistem digital diharapkan tidak berhenti pada penggunaan teknologi, tetapi juga mampu mendorong perubahan dalam tata kelola pemerintahan agar semakin efektif, tertib dan terdokumentasi.