NewsPariwaraPolitik & Pemerintahan

IAI Kotamobagu Siapkan Kampus Kedua di Tolondadu, Pemkab Bolsel Buka Dukungan

235
×

IAI Kotamobagu Siapkan Kampus Kedua di Tolondadu, Pemkab Bolsel Buka Dukungan

Sebarkan artikel ini

BOLSEL – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Pemkab Bolsel) dan Institut Agama Islam Kotamobagu (IAIK) memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta kelembagaan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan SDM, dan pengembangan kelembagaan. MoU ditandatangani Bupati Bolsel, Dr (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., bersama Rektor IAI Kotamobagu, Dr. Muliadi Mokodompit, S.E., S.H., M.Si., di Ruang Berkah Kantor Bupati Bolsel, Rabu, 30 September 2026.

Rektor IAI Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Menurutnya, hubungan antara IAI Kotamobagu dan Pemkab Bolsel telah terjalin sejak 2018 dan memberikan manfaat dalam mendukung peningkatan pendidikan, termasuk proses penyesuaian ijazah bagi ASN di lingkungan pemerintah daerah.

“Kerja sama IAI Kotamobagu dengan Pemerintah Kabupaten Bolsel telah terjalin sejak 2018 dan terus memberikan manfaat, khususnya dalam mendukung peningkatan pendidikan dan proses penyesuaian ijazah bagi ASN,” ujar Muliadi.

Baca: Pemkab Bolsel Rangkul Warga, Cari Solusi Aktivitas Pertambangan di Nunuka Raya

Kerja sama itu kini diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi. IAI Kotamobagu tengah memfinalisasi pembangunan kampus kedua di wilayah Tolondadu. Selain fasilitas pendidikan, di lokasi tersebut juga direncanakan kehadiran perwakilan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH).

Kehadiran kampus kedua tersebut diharapkan dapat mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat Bolsel. IAI Kotamobagu juga membuka peluang pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Kehadiran kampus kedua di Tolondadu merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat Bolsel terhadap pendidikan tinggi,” kata Muliadi.

Tak hanya pendidikan, IAI Kotamobagu juga menyatakan komitmennya dalam pengembangan mutu akademik, penelitian, serta penguatan moderasi beragama.

Sejumlah penelitian sosial dan ekonomi telah dilakukan di wilayah Bolsel. Salah satunya berkaitan dengan persoalan pernikahan dini yang diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan.

“Penelitian sosial dan ekonomi yang dilakukan di Bolsel, termasuk kajian mengenai pernikahan dini, diharapkan dapat memberikan masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bolsel Iskandar Kamaru menilai sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM di Bolaang Mongondow Raya.

Baca: Dari Absensi Digital hingga Naskah Elektronik, Diskominfo Bolsel Gali Praktik Digitalisasi di Pemprov Gorontalo

Menurut Iskandar, perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam proses pendidikan, tetapi juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kelembagaan.

“Sinergi pemerintah daerah dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Bolaang Mongondow Raya,” kata Iskandar.

Bupati juga menyoroti persoalan akses dan biaya pendidikan yang masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah membuka peluang pemanfaatan fasilitas Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sebagai ruang perkuliahan sementara.

Pemanfaatan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendekatkan pendidikan tinggi kepada masyarakat sekaligus mengurangi beban biaya operasional.

“Akses dan biaya pendidikan masih menjadi tantangan. Karena itu, fasilitas yang tersedia perlu dimanfaatkan agar masyarakat bisa mendapatkan pendidikan lebih dekat tanpa terbebani biaya operasional yang besar,” ujar Iskandar.

Selain memperluas akses pendidikan, Pemkab Bolsel juga mendorong penguatan SDM lokal, khususnya tenaga pendidik.

Baca: Bupati Bolsel Audiensi dengan Kemendikdasmen, Dorong Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Jenjang SMP

Para lulusan magister atau S2 yang berada di lingkungan pemerintahan didorong untuk mengikuti program kualifikasi atau kesetaraan mengajar. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi SDM lokal untuk ikut mendukung kebutuhan tenaga pendidik di daerah.

“Kita ingin SDM lokal terus berkembang. Lulusan S2 yang ada di lingkungan pemerintahan juga bisa diberikan ruang untuk meningkatkan kapasitas dan berkontribusi sebagai tenaga pendidik,” katanya.

Melalui MoU tersebut, Pemkab Bolsel dan IAI Kotamobagu diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga memperluas kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan SDM, serta penguatan kelembagaan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan tinggi sekaligus mendukung peningkatan kualitas pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Bolsel, Asisten III, jajaran dosen IAI Kotamobagu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, serta tenaga ahli.