NewsPolitik & Pemerintahan

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Bolsel Tekankan Persatuan dan Integritas

121
×

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Bolsel Tekankan Persatuan dan Integritas

Sebarkan artikel ini

BOLSEL – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Di tengah dinamika penyelenggaraan pemerintahan dan tuntutan pelayanan publik, momentum 1 Oktober menjadi pengingat bagi aparatur sipil negara untuk kembali menempatkan Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas.

Pesan itu mengemuka dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 yang digelar di Alun-Alun Molibagu, Bolaang Uki, Kamis, (1/10/2026). Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Iskandar Kamaru, memimpin langsung upacara tersebut.

Upacara tersebut dihadiri Kapolres Bolaang Mongondow Selatan, Sekretaris Daerah Bolsel Marzanzius A. Ohy, S.STP., M.A.P., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Asisten Sekretariat Daerah, Staf Ahli Bupati, Tenaga Ahli Bupati, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN di lingkungan Pemkab Bolsel.

Baca: Pemkab Bolsel Rangkul Warga, Cari Solusi Aktivitas Pertambangan di Nunuka Raya

Bagi Pemkab Bolsel, peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi kesempatan untuk mengingat kembali bahwa nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada simbol dan upacara. Nilai tersebut harus diterjemahkan dalam cara pemerintah bekerja, mengambil keputusan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Iskandar mengatakan Pancasila harus menjadi pijakan dalam menjaga persatuan sekaligus menjalankan pemerintahan yang berorientasi kepada kepentingan masyarakat.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Pancasila harus menjadi pedoman dalam setiap langkah kita, termasuk dalam menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Iskandar.

Baca: IAI Kotamobagu Siapkan Kampus Kedua di Tolondadu, Pemkab Bolsel Buka Dukungan

Menurut dia, aparatur pemerintah memiliki posisi penting dalam menerjemahkan nilai-nilai tersebut ke dalam praktik sehari-hari. Integritas, tanggung jawab, disiplin dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat menjadi bagian dari wujud pengamalan Pancasila dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Iskandar juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bolsel menjaga persatuan di tengah perbedaan yang ada di masyarakat. Menurutnya, keberagaman pandangan dan latar belakang merupakan bagian dari kehidupan berbangsa yang harus dikelola dengan sikap saling menghormati.