BOLAANG MONGONDOW SELATAN – Sebanyak 25 atlet karate Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) akan berlaga dalam kejuaraan nasional perebutan Piala Bergilir Yang Mulia Sultan Moloku Kie Raha di Duafa Center, Ternate, Maluku Utara.
Pemerintah Kabupaten Bolsel melepas kontingen tersebut melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) dalam sebuah acara yang turut dihadiri Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) dan jajaran pengurus Inkanas Bolsel.
Keikutsertaan dalam kejuaraan nasional ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menguji kemampuan di tingkat nasional. Ajang tersebut juga diarahkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun depan.
Baca: LPTQ Sulut Evaluasi Program, Iskandar Kamaru Tekankan Sinergi Daerah
Dukungan pemerintah daerah disampaikan Bupati Bolsel melalui Kadispora. Meski tidak hadir dalam acara pelepasan karena agenda pemerintahan di luar daerah, Bupati menyatakan pemerintah daerah tetap mendukung perjuangan para atlet.
“Kami berharap 25 atlet dapat menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjaga nama baik Bolsel. Kejuaraan ini juga menjadi kesempatan untuk mematangkan persiapan menuju Porprov tahun depan,” demikian pesan Bupati yang disampaikan melalui Kadispora.
Dukungan serupa disampaikan Wakil Bupati Bolsel yang juga menjabat Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bolsel. Ia mengapresiasi konsistensi para atlet dalam menjalani latihan sebelum mengikuti kompetisi tersebut.
Baca: Deddy Abdul Hamid: Profiling ASN Bukan Tiket Mendapatkan Jabatan
Menurut dia, pembinaan atlet perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mereka semakin siap menghadapi persaingan di berbagai kejuaraan.
“KONI Bolsel akan terus mendukung pembinaan atlet agar mereka semakin matang dan mampu bersaing, baik di kejuaraan nasional di Ternate maupun Porprov tahun depan,” ujarnya.
Sementara itu, Kadispora Bolsel menekankan bahwa keberangkatan kontingen bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan. Para atlet juga diharapkan memperoleh pengalaman bertanding sekaligus menerapkan nilai-nilai sportivitas dalam karate.
Pengalaman dari kejuaraan nasional tersebut diharapkan menjadi bekal bagi 25 atlet untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi Porprov mendatang.








