GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) memetakan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) melalui program Profiling ASN (ProASN) 2026. Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid menegaskan, hasil asesmen tersebut bukan jaminan peserta akan langsung mendapatkan promosi atau menduduki jabatan manajerial.
Deddy membuka pelaksanaan ProASN di Kantor UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Gorontalo, Kota Gorontalo, Rabu (28/10/2026). Program ini merupakan bagian dari penerapan manajemen talenta untuk mengukur potensi dan kompetensi ASN sebagai dasar pengembangan karier serta penataan birokrasi.
“Jangan menganggap profiling sebagai tiket untuk mendapatkan jabatan. Ini merupakan proses pemetaan kompetensi agar pemerintah daerah mengetahui potensi setiap ASN dan dapat menempatkan aparatur sesuai kebutuhan organisasi,” kata Deddy dalam arahannya.
Asesmen menggunakan metode Computer Assisted Competency Test (CACT) BKN. Pemetaan mencakup kompetensi manajerial, sosial, digital, serta aspek lain yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas dan kinerja aparatur.
Baca: Deddy Abdul Hamid Dukung Empat Proyek Perubahan ASN di Bolsel
Menurut Deddy, hasil profiling diharapkan menjadi salah satu instrumen dalam menentukan arah pengembangan karier, promosi, mutasi, hingga menyiapkan regenerasi kepemimpinan di lingkungan pemerintahan daerah.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti tahapan asesmen secara serius dan memberikan hasil terbaik. Upaya tersebut, kata dia, penting untuk mempercepat reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Jabatan adalah amanah, bukan sekadar kedudukan. Karena itu, setiap ASN harus terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri. Ketika kepercayaan diberikan, mereka sudah memiliki kapasitas untuk menjalankan tanggung jawab,” ujarnya.
Baca: Program Bedah Rumah di Bolsel Terkendala Material, Bupati Dorong Produksi Batako Lokal
Deddy mengatakan Bupati Bolsel Iskandar Kamaru turut memantau pelaksanaan profiling tersebut. Pemerintah daerah berharap pemetaan kompetensi ini dapat mendukung regenerasi kepemimpinan birokrasi secara lebih terencana dan terukur.
Usai membuka kegiatan, Deddy bersama Kepala UPT BKN Gorontalo Iskandar Zulkarnain Hadju, S.Kom., dan Kepala BKPSDM Bolsel Raston Mooduto meninjau langsung pelaksanaan asesmen.








