Warita.net – Suasana khidmat dan penuh nuansa religius mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang digelar pada Senin (06/05/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung PLHUT Kantor Kementerian Agama setempat dan menjadi momentum penting dalam penguatan syiar Al-Qur’an di daerah.
Sejumlah unsur pemerintahan dan lembaga turut menghadiri kegiatan ini, di antaranya Asisten I Setda Bolsel H. Alsyafri Kadullah, S.Pd., M.E yang mewakili Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama Bolsel H. Muh. Thaib Mokobombang, S.Ag., M.H, perwakilan Pengadilan Agama Bolaang Uki, Ketua LPTQ, Kabag Kesra, pimpinan Baznas, para camat dan sekretaris camat, Kepala KUA, serta kepala madrasah se-Kabupaten Bolsel.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan panitia pelaksana yang memaparkan kesiapan teknis serta tujuan pelaksanaan MTQ sebagai wadah pembinaan, pengembangan, sekaligus penguatan syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Secara resmi, MTQ ke-XXXI dibuka oleh Asisten I H. Alsyafri Kadullah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah, seluruh masyarakat Kabupaten Bolsel, serta berbagai pihak, termasuk Baznas, yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Baca: Exit Meeting BPK di Bolsel: Evaluasi LKPD Tuntas, Pemda Siap Tindaklanjuti 13 Catatan Strategis
Ia menegaskan bahwa MTQ tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi semata, melainkan sebagai sarana strategis dalam menumbuhkan kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an.
Menurutnya, esensi utama kegiatan ini adalah melahirkan generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an secara baik dan benar, tetapi juga mampu memahami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun kedekatan masyarakat dengan Al-Qur’an. Sinergi tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam menanamkan nilai-nilai Qur’ani sebagai pedoman hidup yang berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, apresiasi juga disampaikan kepada panitia pelaksana, LPTQ Kabupaten Bolsel, dewan hakim, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras demi suksesnya pelaksanaan MTQ. Ucapan terima kasih secara khusus turut diberikan kepada Baznas atas dukungan yang tetap diberikan meskipun dalam keterbatasan anggaran.
Ke depan, diharapkan pemerintah daerah dapat terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan MTQ, termasuk melalui pengalokasian anggaran yang memadai. Langkah ini diyakini akan mendorong peningkatan minat generasi muda dalam mempelajari dan mencintai Al-Qur’an.
“Kepada dewan hakim, diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional dan objektif guna menghasilkan peserta terbaik yang siap berkompetisi di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya sembari mengingatkan peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian lomba dengan penuh semangat, menampilkan kemampuan terbaik, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Menutup sambutannya, Alsyafri berharap MTQ ke-XXXI ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam pembinaan generasi Qur’ani di Bolaang Mongondow Selatan.
“Semoga MTQ ini menjadi momentum untuk melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan mampu membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi,” tutupnya.







