Warita.net – Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi hitam secara rutin dapat mengurangi risiko terjadi beberapa jenis kanker, seperti kanker kolorektal, kanker endometrium, dan kanker hati. Hal ini diduga sebagai efek zat antioksidan yang terkandung dalam kopi.
Sebagaimana diketahui, antioksidan merupakan senyawa yang mampu mencegah dan memperbaiki kerusakan sel-sel di dalam tubuh, khususnya yang disebabkan oleh paparan radikal bebas. Antioksidan bisa ditemukan dalam berbagai jenis suplemen, minuman maupun makanan.
Radikal bebas sebenarnya tidak akan membahayakan kesehatan jika dalam jumlah normal. Namun, bila jumlahnya berlebih, radikal bebas bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan, seperti kanker, penyakit jantung, penuaan dini dan diabetes.
Baca: Manfaat Kopi bagi Manusia, Minuman Sejuta Penikmat dengan Ragam Khasiat
Akan tetapi, hubungan antara mengonsumsi kopi dan penurunan risiko kanker masih perlu lebih banyak penelitian. Anda tetap dianjurkan untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi.
Namun banyak yang bersepakat bahwa kopi hitam dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Meski demikian, meminumnya secara berlebihan justru dapat menimbulkan beragam efek samping, seperti pusing,sakit kepala, mual, sakit perut, sulit tidur, gelisah dan gemetar, jantung berdebar dan keseringan buang air kecil.
Anjuran bagi pria dan wanita dewasa bahwa batas aman konsumsi 4 cangkir per hari, dengan kandungan kafein sekitar 400 mg. Sementara untuk wanita hamil, batas konsumsi yang aman adalah tidak lebih dari 2 cangkir per hari, dengan kandungan kafein tidak melebihi 200 mg.
Untuk mendapatkan manfaat kopi hitam dan terhindar dari efek sampingnya, Anda disarankan untuk mengonsumsi kopi dalam batas wajar. Tapi jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, misalnya denyut jantung tidak teratur atau tekanan darah tinggi, Anda diwajibkan berkonsultasi dengan dokter.







